Les Bahasa Inggris Surabaya

Saat ini, kita hidup di zaman globalisasi yang mana menguasai bahasa Inggris adalah suatu kebutuhan yang mungkin bisa dikatakan sebagai hal primer. Dahulu, kita tahu bahwa kebutuhan primer adalah kebutuhan yang mencakup sandang, papan dan pangan. Namun, seiring berjalannya waktu, bahasa Inggris pun termasuk dalam kebutuhan tersebut, termasuk juga metode belajar bahasa inggris yang seiring zaman juga  berubah. Dari uraian diatas kita akan dapat satu pertanyaan :

Kenapa?

Jawabannya adalah, karena bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang sangat sering digunakan oleh orang-orang di dunia untuk berkomunikasi. Artinya, jika kita menguasai bahasa Inggris, maka kita akan dapat berkomunikasi dengan siapa saja. Bukankah itu hal yang menguntungkan?
Sekarang mari kita bertanya kepada diri sendiri, apakah aku butuh belajar bahasa inggris? Tidak memandang usia, belajar itu PENTING dan WAJIB. Jadi jawabannya harus ‘Ya, saya sangat butuh’.
Sekarang sudah banyak kursus bahasa Inggris besar yang menawarkan cara belajar yang menarik dengan fasilitas yang mewah dan mahal yang sudah merambah di setiap kota- kota besar, termasuk di Surabaya. Sebagai seorang guru yang bekerja di English Today Surabaya, saya mengajar di perusahaan- perusahaan besar di Surabaya yang menggunakan jasa English Today untuk mengasah kemampuan berbicara bahasa Inggris kepada para karyawannya. Kursus Bahasa Inggris saat ini bisa dengan mudah dilakukan dengan cara mengirim guru ke perusahaan mereka dan fokus dengan kelompok yang lebih kecil sehingga guru bisa memantau perkembangan muridnya dengan baik dan efektif.  Proses pembelajaran dikelaspun tidak sama seperti waktu kita belajar di sekolah menengah ke atas dulu, dimana guru lebih banyak bicara, dan murid lebih banyak mendengarkan, guru lebih banyak menjelaskan tentang teori, dan murid diwajibkan untuk menghafal teori tersebut. Metode tersebut termasuk di grade B dan kurang efektif dalam mengajak muridnya untuk mempraktekkan apa yang mereka sudah pelajari. Belum lagi, setelah mereka pulang sekolah, ingatan mereka tentang rumus- rumus tersebut hanya akan bertahan tidak lama karena mereka tidak langsung mempraktekkannya di kehidupan sehari- hari, kenapa? Karena mereka dikelilingi oleh orang- orang yang berbicara bahasa Indonesia.

Masih bingung kenapa Anda masih susah bicara bahasa Inggris walaupun sudah belajar Bahasa Inggris bertahun- tahun?

Tapi ini bukan sepenuhnya salah Anda, institusi bahasa Inggris kadang juga kurang tepat dalam menerapkan metode pembelajarannya, dan tidak mendukung kemampuan berbicara Anda karena lebih fokus dalam rumus- rumus bahasa Inggris dan aturan- aturan dalam bicara bahasa Inggris yang baik.   Satu hal yang mereka lupakan, yaitu porsi berbicara murid yang lebih banyak. Kalau gurunya yang lebih banyak bicara, kira- kira siapa yang tambah pintar, muridnya atau gurunya? Apakah cukup murid hanya mendengarkan tanpa praktek bicara juga? Rasanya agak sulit untuk dikatakan bisa berhasil kalau masih menggunakan metode yang itu-itu saja.
Sebagai seorang guru, saya memposisikan diri saya sebagai pelatih atau coach, bila dalam istilah olahraga bola, saya akan mempersiapkan lapangan yang kondusif, beserta alat- alat latihannya, lalu saya akan menyuruh anak murid saya yang berlari keliling lapangan, latihan berlari zig zag, dll dan saya hanya akan memantau dari kejauhan memastikan mereka melakukan tugasnya dengan baik. Sama halnya dengan belajar bicara bahasa Inggris, saya akan mengajak mereka untuk berdiskusi, bisa dalam kelompok kecil maupun besar, lalu memecahkan sebuah masalah, atau berdiskusi tentang sesuatu untuk mereka presentasikan, bahkan saya akan mengajak mereka bermain permainan yang menyenangkan yang berhubungan dengan apa yang ingin saya sampaikan. Pada dasarnya, belajar berbicara bahasa Inggris itu sama seperti kita bermain bola atau latihan di Gym, atau naik sepeda, bicara dalam Bahasa Inggris itu adalah aksi, kegiatan yang aktif, komunikasi 2 arah, dan sangat dinamis. Begitulah seharusnya pembelajaran bahasa Inggris yang baik dan efektif.
Selain itu, pengalaman saya mengajar dalam kelompok kecil, akan jauh lebih efektif dibandingkan dalam kelompok besar dengan jumlah murid yang terlampau banyak. Karena itu, belajar bahasa Inggris dalam bentuk private group saat ini sangat digandrungi oleh banyak perusahaan yang ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris karyawan- karyawannya dengan cara mengundang guru yang datang ke kantor mereka dan belajar bersama, bayangkan murid belajar dengan guru mereka disebuah café, dimana mereka bisa santai berdiskusi dalam bahasa Inggris, karena guru- guru dari English Today bisa melakukan kelas private dengan maksimal 4 orang murid, tanpa harus menyewa tempat alias bisa dimana saja, mau ditaman? Monas? Atau coffee shop? Semua itu memungkinkan, selama fokusnya adalah latihan bicara dalam Bahasa Inggris.
Selain itu, untuk menanggulangi kendala macet karena harus datang ke tempat kursus, English Today juga memberikan solusi yang menarik, yaitu kursus privat online, dimana murid dan guru akan berinteraksi melalui sarana media online, seperti Zoom atau Skype, dan mereka bisa melakukannya dari mana saja, kapan saja, dan fokus berbicara tentang materi atau topik yang ingin dibahas dalam waktu 50 menit. Bayangkan efektivitasnya kegiatan kursus online ini, dimana murid ‘dipaksa’ bicara dalam waktu 50 menit, namun tanpa disadari, mereka melakukannya dengan cara yang menyenangkan dan efektif. Hampir 80% murid yang telah mengikuti kelas online English course secara konsisten mengatakan bahwa mereka telah berani bicara bahasa Inggris dalam kehidupan sehari- harinya dalam hitungan minggu, bukankah hal itu sangat mengesankan?
Semua yang saya sebutkan diatas, jangan disangka membutuhkan biaya yang terlampau mahal seperti halnya tempat kursus ternama yang ada di Indonesia loh!  English Today fokus kepada pembelajaran murid dengan guru yang berkualitas grade A, namun  tidak dengan patokan harga yang ektravaganza. Tidak percaya? Buktikan sendiri!
Jadi, apakah Anda berani keluar dari zona nyaman Anda dan mulai bicara dalam Bahasa Inggris? English Today bisa menjadi bagian dari kesuksesan Anda, sekarang juga!
English Today Surabaya
+6231 2899 7209
marketing@english-today-surabaya.com

Facebook Comments

comments

2018-09-01T12:24:04+00:00

About the Author:

Ms.Kiky adalah seorang guru yang berdedikasi tinggi dalam profesi yang telah di gelutinya selama 10 tahun belakangan ini, diawali dengan mengajar bahasa Inggris untuk anak usia dini ( playgroup) sampai dengan usia dewasa ( adult learner) di English First (EF) selama 2 tahun. Kiky adalah guru yang sangat energetik, sabar, menyenangkan dan mampu melihat potensi setiap muridnya dengan baik sehingga murid dapat berkembang sesuai dengan kecepatannya masing- masing. Selama bergabung dengan English Today, Ms.Kiky telah banyak mengajar murid dari berbagai corporate business industriesseperti perbankan, IT, e-commerce,telekomunikasi, institusi pemerintahan, dll. Metodologi pembelajaran yang di yakininya adalah, dengan memberikan lebih banyak kesempatan murid untuk berlatih berbicara bahasa Inggris, maka otomatis mereka akan memiliki kemahiran yang lebih baik dalam berbicara bahasa Inggris, karena itu Ms.Kiky selalu mengajar dalam suasana role playing, presentasi bisnis, tanya jawab, diskusi dan banyak kegiatan aktif dan interaktif lainnya, selain itu baginya,menciptakan suasana belajar yang nyaman,hangat dan akrab bagi para peserta didik terbukti mampu meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris para muridnya. Ms.Kiky juga adalah co-host dari fitur podcast di English Today, dimana Ms.Kiky berkolaborasi dengan Mr.Gio berdiskusi dalam bahasa Inggris dan fokus dari podcast ini sendiri adalah untuk memberikan kesempatan untuk murid mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka melalui mendengarkan diskusi topik yang menarik sehingga mereka bisa belajar mengekspresikan diri dalam bahasa Inggris sehari- hari. Belajar dengan Ms.Kiky tidak akan terasa seperti belajar dengan guru, melainkan dengan teman, dan murid akan merasa sangat nyaman berbagi apa yang ada dipikirannya dan juga belajar mengkoreksi diri tanpa merasa malu karena Ms.Kiky percaya bahwa tanpa kesalahan, maka tidak akan ada pembelajaran.