PRESENTASI DALAM KONTEKS BISNIS

Apakah Anda pernah melakukan presentasi bisnis? Apakah semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan Anda? Bila tidak, presentasi macam apa yang Anda inginkan? Saya ingin membawa Anda untuk mengingat presentasi terbaik yang pernah Anda hadiri. Hal-hal apa yang Anda sukai dari presentasi tersebut?
Perusahaan pada umumnya menggunakan presentasi untuk memberikan informasi kepada karyawan dan jajaran manajemen lainnya. Informasi yang diberi dapat berupa strategi pemasaran ataupun peraturan yang berlaku. Presentasi bisnis sangatlah penting karena memungkinkan adanya pemaparan data, detil, dan informasi lainnya yang sangat penting bagi perusahaan.
Apakah presentasi yang perlu Anda lakukan adalah untuk menarik minat sejumlah klien baru, membangun relasi dengan investor, atau meyakinkan tim Anda akan idea baru Anda yang cemerlang, presentasi Anda harus bersifat professional dan efektif mencapai target spesifik yang Anda inginkan. Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk membuat presentasi yang jelas dan mudah dimengerti bagi semua peserta.
Isi dan Format
Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
  • Pastikan bahwa Anda memiliki pembagian yang jelas yang mencakup: pembuka, isi, penutup.

  • Isi harus jelas namun mudah untuk dicerna.

  • Jangan menaruh terlalu banyak informasi di tampilan Anda

  • Jangan menggunakan jenis font yang berbeda-beda, ataupun terlalu banyak animasi

  • Apabila Anda menaruh gambar pada tampilan, pastikan gambar tersebut berhubungan erat dengan isi

Persiapan dan Pemaparan
Hal-hal yang perlu dipastikan sebelum presentasi:
  • Pengetahuan akan isi presentasi Anda dan peserta

  • Berlatih, berlatih, dan berlatih

  • Perhatikan ruangan dan lingkungan sekitar dengan baik

  • Kenanakan busana yang sesuai

Apa yang harus Anda lakukan saat memaparkan presentasi?
  • Pengetahuan akan isi presentasi Anda dan peserta

  • Berlatih, berlatih, dan berlatih

  • Perhatikan ruangan dan lingkungan sekitar dengan baik

  • Kenanakan busana yang sesuai

Presentasi bukanlah sederetan tampilan pada layar, tapi adalah bagian dari strategi marketing Anda. Artinya, setiap kali Anda mempersiapkan presentasi Anda, Anda harus membuatnya dengan strategis. Jangan hanya focus pada apa yang akan Anda sampaikan, tapi juga pada apa yang akan terjadi setelahnya. Anda perlu mempertimbangkan hal-hal seperti: Apa yang saya mau mereka ingat di akhir presentasi saya? Langkah selanjutnya apa yang saya mau mereka lakukan? Bagaimana saya bisa mendapat rasa percaya mereka?
Anda perlu meluangkan waktu untuk mengerti isi dari presentasi Anda. Persiapan yang matang bukan berarti menghafal isi tampilan Anda, tapi mengerti apa yang hendak Anda komunikasikan, seperti: informasi termasuk detil statistik, alur materi, tujuan yang ingin dicapai, dan mempersiapkan jawab dari pertanyaan yang mungkin muncul.
Anda harus menangkap perhatian pemirsa sesegera mungkin. Anda dapat membuka presentasi Anda dengan anekdot mengenai bisnis, yang kemudian terhubung dengan pemirsa Anda. Setelah Anda mendapatkan perhatian mereka, berbicaralah dengan penuh percaya diri. Carilah wajah yang ramah diantara pendengar, dan berbicaralah seperti dengan teman. BIla Anda gugup, ingatlah bahwa presentasi adalah sebuah cerita tentang sebuah perusahaan. Apabila Anda bisa bercerita mengenai perusahaan Anda dengan pesan singkat dan gambar yang menunjang, Anda pasti berhasil.

Facebook Comments

comments

2018-10-06T15:25:04+00:00

About the Author:

Chindy adalah seorang pengajar yang berkualifikasi, disiplin dan berdedikasi. Dengan ilmu dan pengalaman mengajar yang didapatnya sejak dia masih berada di jenjang perkuliahannya membekali dirinya untuk dibagikan kepada para muridnya. Ditambah lagi dengan beragam kelas yang pernah dipegang olehnya, mulai dari anak-anak, remaja dan dewasa. Chindy kini bergabung dengan English Today dan mengajar Business English untuk Karyawan maupun Petinggi Perusahaan. Kelas yang dipegang pun ada yang privat dan ada juga kelompok kecil maupun kelompok besar. Hal tersebut tidaklah menyulitkan baginya karena dia melihat setiap kelas sebagai tantangan baru baginya untuk belajar hal baru dengan mengenal banyak orang baru. Dengan motivasi untuk membuat para muridnya menjadi fasih dalam berbahasa Inggris, dia selalu berusaha untuk menciptakan suasana belajar nyaman dan aktif sehingga semua peserta kursus dapat menggunakan Bahasa Inggris dengan aktif. Chindy selalu memberikan kegiatan interaktif seperti diskusi, role play maupun games sehingga para peserta tidak merasa sedang belajar dalam kelas. Sistem pengajaran 80/20 pun diterapkannya dalam kelas sehingga para peserta memiliki kesempatan 80% dari waktu yang ada untuk berlatih Bahasa Inggris secara otentik dan dia hanya menggunakan 20% waktu di kelas untuk menjelaskan pelajaran yang diperlukan. Dia juga berusaha untuk menyeimbangkan kemampuan para peserta yang ada sehingga kelas dapat berjalan dengan baik. Chindy percaya bahwa mengajar bukanlah suatu pekerjaan tapi panggilan. Banyak orang bisa menjadi guru melalui kuliah atau bimbingan namun menjadi pengajar adalah pilihan. Melalui motivasi dan kesabaran, dia yakin bahwa para muridnya bisa mengalami perkembangan yang baik. Dia merasa bangga ketika para muridnya berhasil menggapai target pembelajaran yang ada dan menjadi fasih berbahasa Inggris. Itu menjadi kepuasan dan pencapaian pribadi bagi dirinya.